Hijrah yang sebenarnya – Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri

Bismillahirrahmanirrahim.

Berbicara tentang hijrah, tentu saja ini adalah taufik dari Allah ﷻ. Yang harus kita syukuri, kita syukuri dan kita syukuri. Dan hijrah terbagi menjadi 2 teman-teman.

Yang pertama, hijrah dengan fisik. Kata Ibnul Qoyyim.

Yang kedua ,dan ini yang lebih penting, ini inti dari hijrah.

Hijrah dengan hati kita. bukan hanya dengan fisik. Dengan hati, mengapa demikian?. Banyak pihak berhenti sampai hijrah secara fisik, sampai pada titik hijrah dengan penampilan,. hijrah dengan janggut, hijrah dengan cingkrang misalnya. Hijrah dengan hijab. dan ini sangat kita apresiasi. Kita udah seneng. Sampai ditahap ini saja kita udah seneng banget sama mereka. Hanya saja,. lalu dia tidak lanjutkan ke anak tangga berikutnya. Artinya kalo kita hanya mengandalkan penampilan, kita hanya mengandalkan komunitas,. kita hanya mengandalkan slogan slogan di sosmed. tapi kita tidak melanjutkan. bagaimana menata hati. Nabi yang mengatakan anda tidak akan bisa istiqomah. anda tidak akan bisa bertahan. karna hijrah itu gak mudah. Karna ketika kita mengklaim, memproklamirkan kita hijrah,. kita berhadapan dengan surah Al-Ankabut ayat 2 :. Apakah manusia berfikir, berasumsi mereka akan. dibiarkan begitu saja, memproklamirkan keimanan mereka,. hijrah mereka, taubat mereka, dan mereka gak diuji oleh Allah ﷻ ?. Hanya orang-orang yang menata hatinya bisa melewati itu semua. Dan perlu kita camkan, hijrah dengan penampilan,. hijrah dengan fisik adalah tingkatan yang paling bawah dalam islam. Itu bagus, itu positif,. tapi masih ada yang lebih tinggi. Makanya kita tahu surat Al-Hujuraat ayat 14;. bagaimana ada sebagian orang-orang badui yang mengatakan:. “Kami beriman”. Langsung dijawab oleh Allah ﷻ. “Kalian belum beriman”,. kalian baru menjalankan islam yang dhahir-dhahir saja. Ya penampilan,. Yang sebelumnya Loe-Gua, sekarang Ane-Ente. Yang dulu klimis sekarang berjanggut, baru sampai situ. Makanya kelanjutannya apa?. Dan iman belum masuk kedalam hati kalian. Belum masuk kedalam hati. Ini baru tingkatan islam, artinya, amalan-amalan dhahir,. itu positif, tapi itu masih grade dibawah. Masih ada grade yang berikutnya. Jadi sangat lucu sekali ada orang sombong dengan hijabnya. Mbak, itu anda hanya paling bawah, apa yang mau disombongkan?. Ada yang sombong dengan jengotnya, dengan cingkrangnya. Sekali lagi, gak pan-, itu bagus tapi, anda baru di grade yang paling bawah. Anda belum naik, Allah yang mengatakan:. Iman belum masuk ke dalam hati kalian. Ini inti dari hijrah. Kalu kita katakan hati, maka kaitkan dengan hadits Bukhari. Nabi ﷺ bersabda: “Didalam sebuah jasad ada segumpal daging. Jika daging itu baik, maka baiklah seluruh jasad,. kepala baik, mata baik, telinga baik, lisan baik, tangan baik, kaki baik. Dan kalau segumpal daging itu buruk maka buruk lah semuanya. Mata ngeliat yang gak bener,lisannya ghibah, fitnah, caci maki,. jempol buat hoax dan seterusnya. Dan segumpal daging itu adalah. Hati. Jadi kalau hati baik, semuanya baik. Tapi kalu kita hanya fokus pada fisik, fokus hanya penampilan,. Stuck. Orang munafik juga fokus pada masalah fisik. Hal-hal seperti ini yang perlu kita camkan. Oleh karna itu para ulama mengatakan. Ibnul Qoyyim dalam Risalah Tabukiyah,. beliau mengatakan:. Hijrah dengan hati. adalah pada saat kita meninggalkan. Hal-hal yang Allah benci. Dan kita juga benci. Karna orang beriman orang yang benci apa yang dibenci oleh Allah ﷺ. Menuju hal-hal yang Allah cintai. dan juga kita cintai. Jadi orang hijrah itu sudah gak mengomel,. kok gila berat banget sholat shubuh!. Engga. Dia suka, dia bukan kepaksa. “Lo ngaji terus, lo” Enggak, dia senang. Itu hijrah. Dia suka tuh. Maka Ibnul Qoyyim mengatakan:. “Salah satu inti dari hijrah:. Cinta dan benci artinya:. Dia pindah dari hal yang dia benci,. dan dia pergi ke hal yang dia suka. Jadi itu rang hijrah. Inti dari hijrah itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *